Pemkot Undang Teater Boneka Milik Psikologi




     Foto : Dekorasi teater boneka Psikologi Universitas Airlagga

Tak banyak yang kenal dengan Teater Boneka, sebuah  BSO (Badan Semi Otonom) di bawah naungan BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Fakultas Psikologi, Universitas Airlangga.  Namun pemerintah kota Surabaya mengenalnya, dan mengundang mereka sebagai narasumber dalam program penyuluhan global warming.
Dalam kesempatan itu, teater boneka yang sering disebut tbone untuk kali pertama bekerja sama dengan pemerintah kota Badan Lingkungan Hidup. Tbone membawakan narasi bertema hemat listrik untuk siswa-siswa SD. Mereka mengaku gugup walaupun telah berkali-kali bermain peran di depan anak-anak. “ Pasti gugup, kan peran yang kami mainkan ganti-ganti,  ” tutur Riskyana Wulandari, pemain puppet.
 Minimal tbone beranggotakan enam orang dalam setiap pertunjukan. Seperti penyuluhan global warming di taman bungkul, Minggu (13 / 11) lalu. Ada tiga orang memainkan puppet (boneka tangan), dua orang sebagai mc, dan satu orang provokator. Provokator harus berbaur dengan anak-anak dan membantu mengondisikan supaya anak-anak antusias dan tetap tenang.
Kegiatan yang berasal dari hasil karya ilmiah Pimnas (pekan ilmiah mahasiswa nasional) ini telah bertahan selama sepuluh tahun. “Awalnya dari mahasiswa psikologi juga, bisa bertahan sampai sekarang karena banyak yang suka,” ujar Larasati Ayuningtyas, manajer tbone. Tbone sendiri tidak menjadwalkan latihan rutin bagi anggotanya, Laras menambahkan jika mereka baru akan latihan satu minggu sebelum pertunjukan. Club yang beranggotakan tiga puluh mahasiswa ini mempunyai jadwal pertunjukan minimal satu bulan sekali.
Akhir November hingga awal Desember nanti mereka membuka open recruitment  bagi mahasiswa baru yang ingin bergabung. Berawal dari pengumpulan CV (Curriculum Vitae / daftar riwayat hidup), dilanjutkan interview, dan roleplay atau simulasi peran. Bertepatan dengan hari Ibu, tbone juga akan mengadakan lomba membuat kartu ucapan untuk ibu bagi siswa TK dan SD. (and)